Minahasa, INFODAENG4. ID – Suasana kebersamaan terasa hangat di tepi Danau Tondano saat Pertamina Patra Niaga Sulawesi bersama HIMPANA Manado melaksanakan penebaran benih ikan Nila dan Mujair, Jumat (12/9/2025). Aksi sederhana ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi ekologis danau sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

Danau Tondano memiliki posisi vital sebagai sumber air, pangan, hingga pariwisata. Namun, kerusakan lingkungan akibat eceng gondok, sedimentasi, dan sampah mengurangi daya dukungnya. Dengan adanya aksi sosial seperti ini, harapannya danau tetap terjaga kelestariannya.

Ketua HIMPANA Cabang Manado, Ansye Lumentut, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral. “Kami ingin anak cucu kita masih bisa menikmati Danau Tondano. Karena itu, meski sudah pensiun, kami tetap ingin memberikan kontribusi nyata,” katanya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, juga menegaskan pentingnya kerja sama multipihak. Menurutnya, menjaga danau tidak bisa hanya dilakukan satu pihak, melainkan harus kolaboratif.

Ia menambahkan, kegiatan ini turut mendukung tiga poin SDGs, yaitu Zero Hunger, Life Below Water, dan Partnership for the Goals. “Kami berharap langkah kecil ini dapat membawa dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain menebar benih ikan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Para pensiunan, aparat pemerintah, TNI/Polri, hingga masyarakat bergandengan tangan dalam semangat gotong royong.

Warga yang hadir pun menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka percaya, penebaran benih ikan akan menambah sumber pangan sekaligus peluang ekonomi di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Pertamina dan HIMPANA ingin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Setiap langkah nyata, sekecil apa pun, diyakini akan menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya.(*/AT)