BERITAINEWS, MAKASSAR — Industri kopi yang terus bertumbuh mendorong lahirnya sumber daya manusia yang tak hanya piawai meracik, tetapi juga memahami aspek bisnis. Menjawab kebutuhan tersebut, Verso Barista Academy kembali menggelar Kelas Barista Batch 38 pada 26–29 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung di Topaz Room Hotel Swiss-Belinn Panakkukang dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Peserta tidak hanya berasal dari Makassar, tetapi juga dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Soppeng yang ingin memperdalam keterampilan sekaligus membangun fondasi usaha kopi.
Selama empat hari, peserta dibekali kurikulum komprehensif yang mencakup Barista & Coffee Fundamental, Manual Brew Fundamental, Espresso & Latte Art, hingga Coffeepreneurship Startup.
Materi disusun untuk memastikan peserta memahami proses bisnis kopi dari hulu ke hilir, mulai dari teknik penyeduhan hingga strategi membangun kedai kopi yang berkelanjutan.
Pelatihan ini dimentori langsung oleh Haydier Sas, pemegang gelar Certified Master Trainer dan National Assessor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Konsep yang diusung dalam Batch 38 tetap konsisten dengan semangat #BUKANSEKEDARBARISTA, yakni mencetak pengusaha kopi, bukan hanya peracik minuman.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari peserta asal Sidrap, Soppeng, dan Makassar. Ini membuktikan bahwa kesadaran akan pentingnya edukasi kopi standar nasional sudah mulai merata di Sulawesi Selatan,” ujar manajemen Verso Barista Academy.
Pihak penyelenggara menegaskan, pelatihan dirancang untuk menanamkan mentalitas startup agar lulusan mampu membuka dan mengelola usaha kopi secara mandiri di daerah masing-masing.
Untuk menjaga kualitas pembelajaran, setiap angkatan dibatasi hanya 10 peserta sehingga instruksi dan praktik dapat berlangsung intensif dan maksimal.
Melalui program ini, Verso Barista Academy berharap lahir lebih banyak coffeepreneur handal yang mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan industri kopi nasional.(*)



Tinggalkan Balasan