MANADO, INFODAENGAPPA. ID — Dalam rangka memastikan penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi tetap tepat sasaran, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan Hiswana Migas DPC V Sulawesi Utara menggelar inspeksi mendadak (sidak) serta kegiatan edukasi kepada sejumlah pelaku usaha di Kota Manado, Selasa (29/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, Richard Hendry Mathen Sualang, bersama Ketua Hiswana Migas DPC V Sulut Sonny Bongkriwan, serta perwakilan dari Pertamina Patra Niaga SulutGo dan Satpol PP Kota Manado. Sidak dimulai dengan sosialisasi kepada pelaku usaha seperti laundry dan rumah makan yang masih menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.
Dalam kesempatan tersebut, tim gabungan juga melaksanakan program Trade-In, yaitu penukaran tabung LPG 3 Kg bersubsidi (PSO) dengan LPG non-subsidi Bright Gas 5,5 Kg (NPSO) bagi pelaku usaha yang bersedia beralih. Program ini menjadi langkah strategis Pertamina dalam mendorong penggunaan energi yang lebih berkeadilan.
Beberapa lokasi usaha yang dikunjungi antara lain Super Clean Laundry, Pelangi Laundry, Rumah Makan Hocky, RM Ranah Minang, RM Tanta Olla, Rumah Kopi Tanjung Batu Megamas, dan Rumah Kopi Billy. Dari hasil sidak, sejumlah pelaku usaha menyatakan kesiapannya untuk beralih ke LPG non-subsidi melalui program trade-in tersebut.
Di antaranya, RM Tanta Olla dan Rumah Kopi Billy telah menukar masing-masing 10 tabung LPG 3 Kg menjadi 5 tabung Bright Gas 5,5 Kg. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari tim gabungan sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan subsidi energi.
Sementara itu, Rumah Kopi Tanjung Batu Megamas turut mendapatkan penghargaan dari Pertamina dan Pemkot Manado karena telah konsisten menggunakan Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg selama lebih dari tiga tahun, dengan konsumsi sekitar 60 tabung 5,5 Kg dan 5–10 tabung 12 Kg setiap bulannya.
Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menyampaikan apresiasi atas sinergi Pertamina dalam mengedukasi pelaku usaha dan masyarakat agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya. “Kami bersama Pertamina dan Hiswana Migas akan terus melaksanakan sidak dan edukasi secara rutin agar subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga distribusi energi yang berkeadilan. “LPG 3 Kg bersubsidi diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan Hiswana Migas untuk memastikan penyaluran tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pertamina, Pemkot Manado, dan Hiswana Migas diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan energi bersubsidi sekaligus mendukung program tertib energi di wilayah Sulawesi Utara.
Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diakses melalui situs mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Call Center 135.(**)



Tinggalkan Balasan