MAKASSAR, INFODAENGAPPA. ID — Satu lagi prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan dasar di Makassar. Siswa SDI Borong Jambu II Kecamatan Manggala, Dirgam Haidar Arhab, terpilih untuk mengikuti kegiatan Coaching Clinic Sepak Bola Dini bersama para pelatih Timnas Indonesia di Lapangan Bosowa Sport Center, Ahad (2/11/2025).

Dirgam menjadi satu dari 140 peserta dari berbagai daerah yang lolos seleksi dan berkesempatan dilatih langsung oleh Indra Sjafri, Bima Sakti, dan Zulkifli Syukur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan sepak bola usia dini yang digagas oleh PSSI Pusat.

Selain peserta anak-anak, terdapat pula 27 pelatih terbaik nasional yang mengikuti sesi pelatihan pagi hari. Salah satunya adalah Udin Sangkala, guru PJOK sekaligus pelatih futsal SDI Borong Jambu II.

Udin dan Dirgam menjadi satu-satunya perwakilan dari sekolah dasar di wilayah timur Kota Makassar yang lolos ke ajang bergengsi ini. Prestasi ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk mengasah bakat olahraga mereka sejak dini.

“Anak-anak kami telah berlatih rutin selama empat tahun terakhir. Mereka disiplin, semangat, dan terus berkembang,” kata Udin Sangkala saat ditemui usai pengumuman kelulusan.

Dalam sesi Coaching Clinic tersebut, para pelatih nasional memberikan materi tentang teknik dasar sepak bola, strategi permainan, serta pentingnya sportivitas dan kerja sama tim. Anak-anak juga diajarkan cara menjaga fisik dan mental agar siap menghadapi kompetisi.

Kepala SDI Borong Jambu II, Jamaluddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Kami akan terus mendukung anak-anak dan guru kami agar bisa terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, sekolah ini juga telah mengirim lima pemain terbaiknya — Masyita Nadin, Miftahul Kiran, Andi Hashim, Dirgam Haidar, dan Asyifa Nur Maharani — untuk mengikuti seleksi yang diadakan PSSI Sulsel.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pembinaan atlet muda potensial dari tingkat sekolah dasar, sekaligus memperkuat semangat Sumpah Pemuda melalui olahraga.(*/At/Us)