Makassar, INFODAENG4.ID – Bukit Baruga kembali melaksanakan sertifikasi Guru Al-Qur’an bagi siswanya. Tahun ini, sebanyak 52 siswa mengikuti kegiatan yang digelar di Hotel Denpasar, Jalan Boulevard, Selasa, 16 September 2025.
Program sertifikasi menggunakan metode Ummi, yang menekankan bacaan tartil sesuai kaidah tajwid. Langkah ini menjadikan SMA Athirah Bukit Baruga sebagai sekolah pertama dan satu-satunya di Sulawesi Selatan yang mengadopsi sistem sertifikasi Guru Al-Qur’an bagi siswa.
Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang, menyebut program ini merupakan salah satu unggulan sekolah. “Sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman Al-Qur’an, tapi juga membentuk karakter religius siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini terintegrasi dengan tugas akhir yang wajib dikerjakan siswa menjelang kelulusan. Proyek akhir itu meliputi karya literasi, karya digital, karya tulis ilmiah, dan magang.
Menurut Bakry, metode Ummi sangat membantu dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Dengan metode ini, siswa tidak hanya mampu membaca dengan baik, tetapi juga lebih menyerap nilai spiritual dari ayat-ayat yang mereka lantunkan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga, Mas Aman Uppi. Ia menilai sertifikasi ini sangat penting untuk membentuk generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Al-Qur’an adalah cahaya. Jika kita menanamkan cahaya itu sejak remaja, insyaallah mereka akan tumbuh dengan arah hidup yang lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut antusias siswa, yang menilai sertifikasi bukan hanya formalitas, melainkan sarana memperdalam pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan dua tahun berturut-turut, SMA Athirah Bukit Baruga berkomitmen menjadikan program ini sebagai tradisi akademik dan spiritual sekolah.(*/AT)



Tinggalkan Balasan