Makassar, INFODAENGAPPA. ID – Konsul Jenderal Australia untuk Indonesia Timur, Mr. Todd Dias, melakukan kunjungan ke SMA Islam Athirah Bukit Baruga dalam rangka menginisiasi dialog pendidikan dan menjajaki peluang kerjasama bilateral,Sabtu (4/10/2025)

Kunjungan diplomatik ini difokuskan pada dua agenda utama: memberikan Kelas Inspirasi bagi siswa dan meninjau fasilitas perpustakaan modern sekolah.

Dalam kunjungannya, Mr. Todd Dias berkesempatan membagikan pengalaman dan motivasi langsung kepada para siswa melalui sesi Kelas Inspirasi. Dr. Bakry Liwang, Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadiran diplomat senior tersebut bertujuan membuka wawasan peserta didik tentang sistem pendidikan dan peluang studi di Australia.

“Kehadiran Mr. Todd Dias sangat berarti dalam membekali siswa dengan perspektif global, khususnya mengenai dinamika belajar di Australia. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyiapkan generasi yang kompetitif di kancah internasional,” ujar Dr. Bakry Liwang.

Agenda kedua kunjungan berupa peninjauan Lontara Smart Library, perpustakaan digital mutakhir sekolah. Mr. Todd Dias menunjukkan apresiasi mendalam terhadap kualitas dan kuantitas karya literasi serta penelitian yang dihasilkan siswa.

Koleksi yang dipamerkan mencakup beragam format, mulai dari Karya Tulis Ilmiah (KTI), Laporan Magang, Laporan Digital, hingga antologi puisi, cerpen, dan novel.

Dua karya yang menarik perhatian khusus Konjen Australia adalah novel fiksi berjudul “Imajinasi Sang Pelamun” serta sejumlah karya ilmiah siswa yang telah melakukan analisis kompleks, termasuk beberapa yang menggunakan analisis data statistik secara mendalam.

Kunjungan selama lebih dari 30 menit di perpustakaan tersebut dilanjutkan dengan diskusi intensif antara Mr. Todd Dias dengan jajaran pimpinan sekolah.

Pertemuan ini membahas rencana pengembangan program kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Australia ke depan, yang diharapkan dapat memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kapasitas siswa maupun tenaga pendidik.

Kunjungan ini menandai komitmen kedua pihak dalam mempererat hubungan pendidikan internasional dan menjadi bukti nyata pengakuan terhadap kualitas pendidikan serta produktivitas literasi siswa Indonesia di mata dunia. (**)