JAKARTA, INFODAENGAPPA. ID — Xiaomi Indonesia kembali mencatatkan prestasi sebagai pemimpin pasar smartphone di Tanah Air. Berdasarkan laporan lembaga riset Omdia, Xiaomi menjadi vendor smartphone nomor satu di Indonesia sepanjang 2025 dengan pangsa pasar mencapai 19 persen.

Capaian tersebut didorong strategi Xiaomi menghadirkan teknologi premium yang menjangkau berbagai segmen konsumen, serta performa impresif lini produk POCO yang kuat di kategori high-performance.

Melalui proposisi “The True Flagship”, POCO sukses menjadi pilihan utama kalangan penggemar mobile gaming, sekaligus memperkuat dominasi Xiaomi di pasar nasional.

Country Director Xiaomi Indonesia, Wentao Zhao, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan konsumen Indonesia terhadap produk Xiaomi.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan oleh seluruh konsumen di Indonesia. Pencapaian ini merupakan buah dari komitmen kami menghadirkan inovasi yang inklusif,” ujar Wentao, Selasa (18/2/2026).

Ia menilai masyarakat Indonesia kini semakin selektif dalam memilih perangkat, tidak hanya mengutamakan spesifikasi tinggi, tetapi juga ekosistem yang mampu menunjang kualitas hidup.

Memasuki 2026, Xiaomi mempertegas visi global “Human x Car x Home” sebagai strategi membangun ekosistem teknologi terintegrasi yang menyentuh seluruh aspek kehidupan pengguna.

Dalam konsep tersebut, smartphone Xiaomi berperan sebagai pusat kendali (gateway) yang menghubungkan mobilitas, kendaraan, hunian, hingga berbagai perangkat pintar dalam satu sistem terpadu.

Untuk mendukung visi itu, Xiaomi mengandalkan Xiaomi HyperOS 3 sebagai fondasi ekosistem. Sistem operasi ini dirancang sebagai “The Great Connector” yang menyatukan seluruh perangkat Xiaomi dalam satu platform terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Fokus kami di 2026 adalah memastikan setiap interaksi dalam ekosistem Xiaomi terasa alami dan adaptif terhadap rutinitas harian pengguna,” tambah Wentao.

Dengan strategi inovasi berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital, Xiaomi optimistis mampu mempertahankan kepemimpinan pasar sekaligus menghadirkan solusi teknologi yang relevan bagi masyarakat Indonesia.(*)