Makassar, INFODAENGAPPA. ID – Kinerja penjualan kendaraan Toyota di wilayah Sulawesi tercatat mengalami peningkatan signifikan pada bulan Juni 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut tercatat mencapai 13 persen secara bertahap sepanjang bulan berjalan.

Pada bulan Mei, angka penjualan tercatat mencapai 7.725 unit kendaraan. Sementara itu, per pertengahan bulan Juni saja angka penjualan sudah menyentuh angka 1.800 unit, dan terus meningkat hingga tercatat mencapai 1.852 unit pada periode yang dihitung. “Ungkap Sulidin Marketing General Manager Kalla Toyota pada persconpers Hybrid Eco Match Goals With Toyota di Mal Ratu Indah Selasa (30/6/2026).

Kegiatan Hybrid Eco Match Goals With Toyota ini nantinya akan digelar pada tanggal 2 hingg 12 Juli 2026, di Mall Ratu Indah Kota Makassar Sulawesi Selatan.

Suliadin menyatakan bahwa pencapaian angka tersebut tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan media yang telah membantu menyebarkan informasi dan promosi kepada masyarakat luas.

Keberhasilan ini juga dikaitkan dengan intensitas pertemuan dan silaturahmi yang terjalin baik selama bulan Juni. “Ujarnya.

Menurut dia pihak perusahaan, komunikasi yang terjaga dengan baik turut melancarkan kinerja dan hasil usaha.

Beberapa kegiatan yang digelar juga memberikan dampak positif, salah satunya adalah acara Velos Jelajah Sulawesi yang berlangsung secara hibrida. Aktivitas ini dinilai mampu memperkenalkan produk lebih luas ke berbagai lapisan masyarakat.”tandasnya.

Tidak hanya di Kota Makassar, kegiatan pemasaran juga diperluas ke daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Jangkauan yang lebih luas ini turut mendorong peningkatan minat beli konsumen.”tambahnya.

Suliadin menambahkan dari sisi pangsa pasar, pada bulan Mei posisi Toyota berada di angka sekitar 37 persen. Berdasarkan perhitungan dan perkiraan awal, pangsa pasar pada bulan Juni diperkirakan dapat menembus angka di atas 40 persen.

Pencapaian ini dinilai sangat baik mengingat kondisi pasar yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Dukungan dari tim penjualan, mitra kerja, serta media massa menjadi kunci utama keberhasilan meraih target tersebut.”tuturnya lagi.

Dikatakannya bahwa memasuki bulan Juli, tantangan baru mulai terlihat. Beberapa faktor eksternal seperti kenaikan nilai tukar mata uang, beban bunga pinjaman, dan harga bahan bakar memicu penyesuaian harga jual kendaraan secara umum.

Meskipun demikian, penyesuaian harga tersebut baru akan berlaku mulai tanggal 1 Juli mendatang. Pihak perusahaan menegaskan bahwa kenaikan ini sudah berlangsung cukup lama, sehingga tidak terlalu membebani kestabilan harga secara mendadak.”tandasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan konsumen terkejut dengan perubahan harga, Toyota menyiapkan program khusus bertajuk “Eco Match Gold with Toyota”. Program ini menjadi payung promosi untuk menjaga minat beli tetap tinggi.”urainya.

Jika bulan Juni mengusung tema “Juni Sale”, maka bulan Juli akan ditingkatkan menjadi “Juli Super Sale”. Pihak perusahaan menargetkan kinerja penjualan dapat ditingkatkan dua kali lipat lebih cepat, dengan target angka penjualan diperkirakan bisa menembus angka 1.900 unit pada penutupan bulan.

“Dari Mei ke Juni penjualan meningkat 13 persen. Kalau Mei terjual 7.725 unit, sampai saat ini Juni sudah tercatat 1.852 unit. Angka ini tidak bisa tercapai tanpa dukungan semua pihak, terutama rekan media yang telah membantu menyebarkan informasi.”ujarnya pada Selasa (30/6/2026).

“Silaturahmi yang sering terjalin ternyata melancarkan rezeki juga. Acara Velos Jelajah Sulawesi dan kegiatan di luar daerah berdampak positif. Pangsa pasar Mei sekitar 37%, dan Juni kami perkirakan bisa tembus di atas 40%.””tandasnya.

“Memasuki Juli ada tantangan: kurs, bunga, dan BBM naik yang memicu penyesuaian harga mulai 1 Juli. Kami antisipasi dengan program Eco Match Gold, dan mengangkat tema Juli Super Sale agar penjualan bisa lebih cepat dan melampaui target.”tutupnya.(**)