MAKASSAR, INFODAENGAPPA.ID – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (3/7/2026) malam.

Paket bantuan tersebut diberikan kepada berbagai elemen masyarakat, di antaranya imam masjid, guru mengaji, pemandi jenazah, pekerja keagamaan, hingga pengemudi ojek daring dari komunitas Maxim dan Gojek.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Polda Sulawesi Selatan, Polrestabes Makassar, sejumlah kapolres, tokoh masyarakat, dan ratusan penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Rudianto Lallo mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Ia mengutip hasil survei Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82 persen pada April 2026.

“Alhamdulillah institusi Polri menjadi institusi yang tingkat kepercayaan masyarakatnya meningkat signifikan. Tahun lalu sekitar 72 persen, dan berdasarkan survei Kompas per April 2026 sudah mencapai 82 persen,” ujar Rudianto Lallo.

Menurutnya, peningkatan kepercayaan tersebut menunjukkan Polri terus memperkuat profesionalisme sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum.

Meski demikian, ia mengingatkan agar tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan kewenangan sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Kalau masih ada oknum yang menyalahgunakan wewenang dan jabatan, tentu itu tidak bisa dibenarkan. Polri harus terus menjaga profesionalitas dan kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan momentum HUT Bhayangkara menjadi penguat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kondisi Kota Makassar yang kondusif saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang memiliki tujuan yang sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Arya.

Senada dengan itu, Karo Ops Polda Sulsel, Brigjen Pol Bambang Widjanarko, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak terlepas dari dukungan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas.

“Masyarakat melihat sendiri bahwa Polri memiliki keterbatasan. Namun berkat dukungan seluruh masyarakat, situasi kamtibmas di Makassar dapat terus dijaga secara bersama-sama,” ujar Bambang.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Rudianto Lallo berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin mempererat kepedulian sosial serta memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.(**)