MAKASSAR, INFODAENG4. ID — Pelindo Regional 4 bersama KSOP Utama Makassar resmi menata ulang Unit Usaha Jasa Tenaga Kerja (TK) Bagasi di Pelabuhan Makassar. Langkah strategis yang diumumkan hari ini, Jumat (28/11/2025), ini dilakukan untuk meningkatkan ketertiban, kenyamanan, dan profesionalisme pelayanan bagi pengguna jasa.
Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Pelindo dan KSOP untuk menghadirkan standar layanan kepelabuhanan yang lebih modern dan tertib. Kolaborasi ini juga mengedepankan prinsip humanis sesuai spirit pelayanan “Melayani dengan Sepenuh Hati”.
Kepala KSOP Utama Makassar, Jon Kenedi, menegaskan bahwa layanan bagasi di kawasan pelabuhan harus dikelola secara profesional dan sesuai ketentuan. Ia menilai, perbaikan tata kelola merupakan langkah krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pelabuhan adalah objek vital negara yang harus dijaga ketertiban dan keamanannya. Penataan TK Bagasi ini memastikan aktivitas layanan berlangsung lebih teratur dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa,” ujar Jon Kenedi, Jumat (28/11/2025).
Ia menambahkan bahwa sinergi antara KSOP dan Pelindo menjadi pondasi penting dalam membangun tata kelola layanan yang lebih baik. Menurutnya, semua proses dilakukan dengan pendekatan humanis agar tidak mengganggu penghidupan para tenaga kerja.
“Kami mengapresiasi langkah Pelindo Regional 4 yang responsif dan kooperatif. Pendekatan humanis ini memastikan transformasi berjalan tanpa menimbulkan gejolak bagi tenaga kerja yang sudah lama beraktivitas,” tegasnya.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan bahwa penataan ulang dilakukan untuk mempertegas standar pelayanan serta memastikan setiap tenaga kerja memiliki identitas dan alur kerja yang jelas.
“Pelindo berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik. Penataan ini dilakukan secara terukur dan memperhatikan keberlanjutan tenaga kerja, sejalan dengan semangat ‘Melayani dengan Sepenuh Hati’,” kata Abdul Azis.
Ia menambahkan bahwa pembenahan ini juga ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna jasa dengan layanan yang lebih tertib, cepat, dan nyaman. Para tenaga kerja disebut akan memperoleh pembinaan dan penataan alur kerja yang lebih profesional.
“Kami ingin layanan bagasi benar-benar menjadi representasi pelayanan pelabuhan modern. Dengan tenaga kerja yang terdata dan terstandar, kualitas layanan tentu akan meningkat,” tambahnya.
Divison Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa pendataan ulang tenaga kerja dan penyusunan SOP merupakan bagian dari agenda utama pembenahan. Termasuk di dalamnya adalah penggunaan atribut resmi dan pengawasan bersama.
“Penataan ini menghadirkan layanan yang rapi, tertib, dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua proses kami lakukan dengan melibatkan tenaga kerja dan memberikan edukasi langsung,” jelas Yusida.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas agar para tenaga kerja tetap merasa nyaman serta mendapatkan kepastian dalam bekerja.
“Ketika tenaga kerja tertib dan profesional, citra Pelabuhan Makassar sebagai gerbang utama Kawasan Timur Indonesia akan semakin kuat,” tambahnya.
Sinergi Pelindo dan KSOP Makassar ini menandai fase baru transformasi layanan kepelabuhanan. Pembenahan area operasional, alur layanan bagasi, hingga penertiban identitas petugas menjadi fokus utama.
Dengan langkah ini, Pelabuhan Makassar diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang cepat, modern, dan kompetitif bagi masyarakat serta pengguna jasa maritim.(**)



Tinggalkan Balasan